Image
Qurban Bersama Lazis Muhammadiyah
 
LAZISMU atau Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat.
 
Didirikan oleh PP. Muhammadiyah pada tahun 2002 dan dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. 457/21 November 2002, diperbarui SK Menag No. 730 Tahun 2016.
 
Image
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah. (Al-Kautsar [108]: 1-2)
 
Berqurbanlah dengan hewan dan harta yang terbaik bersama Lazismu dengan Qurban Untuk Kemanusiaan di Indonesia, Palestina, Yaman, dan Myanmar.
Qurban Indonesia
 
Qurban untuk daerah Bendana dan 3T (daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia)
 
  • Kambing Rp. 2.700.000,-
  • Sapi Rp. 18.890.000,-
  • Sapi Jama'ah (1/7) Rp. 2.700.000,-
  • Qurban Dalam Kemasan Rp. 2.700.000,-
  • (Sudah termasuk biaya operasional, pengolahan, dan distribusi)

 

Image
 
 
Kado Idul Adha
 

Sobat Lazismu juga dapat berbagi melalui Kado Idul Adha bersama Lazismu berupa Paket Sembako dan Kado Yatim senilai Rp. 250.000,-/paket.

Image

Langkah Qurban Online

 

Tahapan Pemesanan

  1. Tentukan Qurban yang diinginkan.
    1. Kambing (Indonesia) - Rp. 2.700.000,-
    2. Sapi jama'ah sepertujuh (Indonesia) - Rp. 2.700.000,-
    3. Qurban kemasan (Indonesia) - Rp. 2.700.000,-
    4. Sapi (Indonesia) Rp. 18.890.000,-
  2. Silakan ke https://lazismu.org/qurban untuk memasukkan data dan pilihan.
  3. Silakan lakukan pembayaran ke nomor rekeningnya. Info nomor rekening akan muncul di situs dan akan dikirim lewat whatsapp, email dan SMS.
  4. Team Lazis Muhammadiyah akan menghubungi Anda untuk konfirmasi detail nama pembeli dan data lainnya.

Tahapan Penyembelihan

  1. Team Lazismu akan melakukan penyembelihan sesuai pesanan Anda.
  2. 1 minggu - 2 minggu kemudian, kami akan mengirimkan bukti penyembelihan kepada Anda, lewat email dan whatsapp.
  3. Terimakasih atas kepercayaannya.

Mengapa Lazis Muhammadiyah

LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

 

Didirikan oleh PP. Muhammadiyah pada tahun 2002, selanjutnya dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. 457/21 November 2002.

 

Dengan telah berlakunya Undang-undang Zakat nomor 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014, dan Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia nomor 333 tahun 2015. LAZISMU sebagai lembaga amil zakat nasional telah dikukuhkan kembali melalui SK Mentri Agama Republik Indonesia nomor 730 tahun 2016.

Image

Dzulhijjah merupakan bulan yang sangat istimewa dan penuh makna.

 

Sebuah riwayat menyatakan bahwa “Tidak ada suatu hari yang bila beribadah di dalamnya lebih disukai oleh Allah dibandingkan dengan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah.” (Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah)

 

Di zona nol magnetik sana, tanah suci (Mekkah), tamu-tamu Allah berkumpul melaksanakan ibadah haji. Kalimat talbiyah pun bergema menyambut seruan Allah Swt. untuk mendekat kepadanya.

 

Sementara hambanya yang lain di tanah air, mencoba mendekat, menghampiri dan meraih cinta-Nya dengan berqurban. Qurban merupakan salah satu ibadah yang disyariatkan oleh Allah sebagai sarana untuk mendekat kepadanya.

 

Oleh karena itulah kenapa kata qurban yang berasal dari qaruba yaqrubu qurban wa qurbanan sering kita maknai sebagai mendekat atau pendekatan. Sementara menurut istilah qurban berarti melakukan ibadah penyembelihan binatang dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

 

Ibadah qurban merupakan pendidikan keikhlasan dalam beramal.

 

Seorang Muslim yang berqurban pada setiap tahunnya berarti ia telah melakukan sebuah latihan beramal yang diliputi oleh rasa ikhlas. Ikhlas dalam beramal merupakan salah satu kunci dalam beribadah qurban, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabiullah Ibrahim a.s.

 

Apa Hukumnya Berqurban?

 

Sunnah Muakkad (sangat dianjurkan) 

 

Kebanyakan Ulama mengatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Maksudnya orang yang belum mampu berqurban tidaklah berdosa. Tapi bagi orang yang mampu, makruh (dibenci) hukumnya bila tidak berqurban.

 

Wajib

 

Pendapat ini adalah pendapat madzhab Hanafi berdasarkan dalil sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang memiliki kelapangan tapi tidak menyembelih qurban, janganlah mendekati tempat shalat kami.” (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah dan al-Hakim menshahihkannya).

Message by Lazis Muhammadiyah